WFO dan Gaya Hidup Sehat

 

 WFO dan Gaya Hidup Sehat

Sriyatni


Pagi ini Jum'at, 24 April 2026 para ASN di lingkungan  Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, melaksanakan WFO. Kebijakan ini dilakukan sesuai anjuran pemerintah. Pelaksanaan WFO untuk tenaga kependidikan dilaksanakan agar, para murid tetap bisa belajar di bangku sekolah dengan baik. Sementara ASN Dinas lain diberlakukan WFH 50% dan WFO 50%, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar. 

Kebijakan WFO pada hari Jum'at, diterapkan dengan aturan ke tempat kerja menggunakan kendaraan umum, kendaraan listrik, sepeda, atau berjalan kaki. Kebiasaan baru tentu butuh penyesuaian. Bagi yang biasa menggunakan kendaraan bermotor, karena rumahnya jauh,  harus rela berdesakan di kendaraan umum. Seperti pagi ini, teman-teman terlambat ke sekolah karena kemacetan total akibat ada truk terguling, di ruas jalan utama. Jalan alternatif dengan rute memutar, membuat waktu tempuh lebih lama.

Di balik kebijakan WFO yang kami jalani, kebiasaan baik pun menggugah hati. Semangat berangkat lebih pagi, naik sepeda sambil menghirup udara segar, sekaligus olahraga. Satu hal yang membuat saya bahagia, bisa berangkat bersama para murid. Bercanda dengan mereka, mendengar curhatan, dan tertawa tentu membuat hati gembira. Jalani, syukuri, nikmati, hingga lega dan bahagia hati ini.

Kebijakan pemerintah WFH dan WFO ini tentu ada penyebabnya. Perang di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah membuat penduduk dunia, melakukan penghematan penggunaan BBM. Hal ini disebabkan pasokan BBM dari negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah, tidak lancar akibat blokade Selat Hormuz. Kendati ketersediaan BBM di Indonesia masih aman namun, kebijakan hemat BBM diperlukan. Agar Indonesia tetap bisa mandiri energi. Semoga semua baik-baik saja, tetap semangat bekerja dan mengabdi untuk negeri, mencetak generasi yang berbudi pekerti. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktisi Mengajar

Liburan Ala Anpon