Postingan

WFO dan Gaya Hidup Sehat

Gambar
   WFO dan Gaya Hidup Sehat Sriyatni Pagi ini Jum'at, 24 April 2026 para ASN di lingkungan  Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, melaksanakan WFO. Kebijakan ini dilakukan sesuai anjuran pemerintah. Pelaksanaan WFO untuk tenaga kependidikan dilaksanakan agar, para murid tetap bisa belajar di bangku sekolah dengan baik. Sementara ASN Dinas lain diberlakukan WFH 50% dan WFO 50%, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar.  Kebijakan WFO pada hari Jum'at, diterapkan dengan aturan ke tempat kerja menggunakan kendaraan umum, kendaraan listrik, sepeda, atau berjalan kaki. Kebiasaan baru tentu butuh penyesuaian. Bagi yang biasa menggunakan kendaraan bermotor, karena rumahnya jauh,  harus rela berdesakan di kendaraan umum. Seperti pagi ini, teman-teman terlambat ke sekolah karena kemacetan total akibat ada truk terguling, di ruas jalan utama. Jalan alternatif dengan rute memutar, membuat waktu tempuh lebih lama. Di balik kebijakan WFO yang kami jalani, kebiasaa...

Pengabdian

Gambar
  Pengabdian Oleh: Sriyatni Pengabdian, sebuah judul film yang pernah saya lihat, di bioskop layar tancap ketika kecil dulu. Film dari sang raja dangdut yang populer saat itu. Setelah saya dewasa saat ini pengabdian terbaik, selalu ingin kubaktikan pada keluarga dan negeri tercinta.  Ketika di hadapan murid-murid, saya ingin mendampingi mereka menjemput ilmu dengan bahagia. Saya ingin menghadirkan pembelajaran terbaik dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh sebab itu saya akan sangat senang jika berada di majelis ilmu . Saya yang masih miskin pengetahuan ini, harus senantiasa giat dalam belajar.  Begitu pula ketika berada di organisasi. Saya harus menjadi wakil terbaik, dari kepercayaan yang diberikan di pundak saya. Ketua KKG, Ketua Ikatan Guru Penulis Tuban ,  Bendahara PGRI Cabang Plumpang , dan masih banyak organisasi lain yang mendapuk saya sebagai pengurus. Pagi ini sebagai bendahara PGRI saya harus mempertanggungjawabkan keuangan, di hadapan peserta konfrens...

Praktisi Mengajar

Gambar
 Praktisi Mengajar Surabaya, 5 November 2025 Hari yang menyenangkan. Pagi ini aku bersiap seperti hari biasa, mengerjakan tugas sebagai ibu rumah tangga di pagi buta. Kadang sesuap nasi tidak sempat masuk ke perut. Teringat di sekolah wajah-wajah polos dan ceria menunggu. Rindu kehadiran gurunya yang hangat dan menyampaikan hal-hal baru yang ingin mereka tahu.  Kemarin mereka diimunisasi dari puskesmas. Banyak yang menangis karena merasa sakit sebelum disuntik. Ternyata hanya perasaan mereka saja. Nyatanya hari ini mereka kembali ceria. Hal baru yang mereka pelajari, tidak sakit karena dipeluk Bu Ani. Walah, ternyata perasaan itu berpengaruh besar, makanya pandai-pandailah menjaganya. Agar jauh dari rasa yang tidak baik.  Sama yang terjadi hari ini. Selesai mengajar di SD saya diantar Abi ke Surabaya. Tepatnya di gedung O2 PGSD Unesa. Berbagi dan menginspirasi tentang pendidikan karakter anti perundungan. Karakter sulit diajarkan dengan kata-kata. Keteladanan yang lebih m...

Karmina Ramadan

Gambar
 Selamat membaca semoga berkenan 1. Pak Mamat tetuah desa, selamat menunaikan ibadah puasa. 2. Likan dan Hanum beli sambosa, tak makan minum karena puasa. 3. Sandal merah punya Bima, amal ibadah semoga diterima. 4. Kebun anggur punya Jarjid, bangun sahur lanjut ke masjid. 5 Rasa salad segar nikmat puasa buat bugar dan sehat 6 Seli kecil suka semangka beli takjil untuk berbuka 7 Ember coklat milik Raka Es teler nikmat untuk berbuka 8. Ikan patin dimasak asem lahir batin terasa ayem 9. Agus jalan menarik benang Tadarus Qur'an hati tenang 10 Lari karung tanpa terasa mari bareng kita puasa 11 Ke Jepang beli bunga sakura menjelang sahur bangun segera 12 Roti mentega buat  Raka hati gembira saat berbuka 13 Ke Tuban makanlah tahwa Ramadhan menambah takwa 14 Sayur kluwih enak rasanya salat Tarawih banyak pahalanya 15 Baju merah sungguh indah Laju ibadah tangguh terarah 16 Tikar pandan buatan Jawa ikrar Ramadan tingkatkan takwa 17 Kayak indah kembang kamela banyak ibadah ladang pahala ...

Kasih Taksampai

Gambar
  Berkali-kali kupandang foto itu. Foto bocilku yang kini telah remaja. Sungguh cepat waktu berlalu. Kini dia jauh dari keluarga. Pergi menuntut ilmu di lereng gunung Paralayang. Nun jauh dan sepi, mondok untuk memperdalam ilmu agama. Sebagai bekal kelak saat dewasa. Mandiri mulai mengurus keperluan sekolah, mengaji, dan mengatur keuangan agar cukup sebulan.  Khawatir tentu, sebagai orangtua yang menjaga dan mengasuhnya sejak kecil. Tidak pernah terpisah, menyiapkan semua keperluannya. Sekarang dia jauh, apalagi terkabar sakit, tentu hati ini serasa ingin terbang segera. Dekat dengannya, merasakan kegalauan dan segala keluhannya. Namun, apadaya jarak jauh dan aturan pondok melarang untuk sekadar telpon. Hanya airmata dan rapalan do'a yang terpanjat. Semoga Allah memberi yang terbaik untuknya.  Ketika anak mondok, orangtua juga harus mondok. Itu yang selalu ditekankan ustadnya. Artinya apa pun yang terjadi di pondok orangtua harus ikhlas dan percaya pada pengasuhan di pond...

Liburan Ala Anpon

Gambar
 Libur tlah tiba Hore-hore senangnya Sepenggal lagu yang selalu dinyanyikan anak-anak menjelang liburan. Tampak raut muka bahagia mereka. Sebagai guru dalam hati saya bertanya-tanya, "Benarkah sekolah itu menyiksa dan membosankan? " Sehingga jika liburan tiba mereka begitu bahagia. Saya segera menepis pemikiran itu. Mereka senang karena bebas melakukan kegiatan apapun. Mereka bisa jalan-jalan dengan keluarga  dan bermain dengan puas  bersama teman-temannya saat liburan. Itulah yang membuat mereka senang dan bersemangat saat liburan.  Liburan anak-anak pondok lebih menyenangkan lagi. Mereka seperti burung lepas dari sangkar. Saat di pondok mereka disterilkan dari dunia luar.  Hal ini agar mereka fokus belajar dan mendalami Al Qur'an. Memang kehidupan di pesantren adalah pilihan terbaik menurut pendapat saya. Anak-anak jauh dari orangtua, dan segala hiruk pikuk dunia yang serasa semakin tidak menentu. Tapi orangtua harus selektif memilih pesantren. Jangan asal iku...
Gambar
 https://derbybusan.blogspot.com/2025/01/hari-yang-indah.html Hargai Karya Siswa Oleh: Sriyatni Rabu manis, kataku dalam hati. Hari ini anak-anak membawa handphone ke sekolah. Mereka tentu senang sekali. Namun, sebelumnya sudah ada kesepakatan. Mereka tidak akan main game di sekolah. Fokus untuk belajar. Belajar hal-hal baru yang belum mereka ketahui.  Tema hari ini membuat blog. Mereka penasaran dan ingin tahu. Pagi-pagi sudah minta,  "Bu, buat Blog.", katanya.  "Nanti dulu, sekarang masih pelajaran Matematika." ,jawabku.  Akhirnya, pembelajaran IPAS setelah istirahat dimulai. Mereka sudah mengeluarkan HP masing-masing. Bagus-bagus HP-nya,  ada yang milik orang tuanya, ada pula yang miliknya sendiri. Adapula yang lucu, hasil uang saku ketika disunat katanya.  Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, masing-masing anak bisa membuat blog. Jika ada yang terkendala dengan HP, saya meminta mereka meminjam HP temannya yang sudah selesai.  Teknologi tid...