Sahabat Karib
Sahabat
Karib/Penti
Oleh: Sriyatni
Karni cepat-cepat ke rumah sakit. Dia mendapat kabar sahabatnya akan
melahirkan. Maklumlah Karni dan Fitri bersahabat sejak SMP. Mereka selalu
bersama setiap ada acara. Ini karena mereka berdua memiliki kesamaan. Mereka
yatim piatu sejak masih di bangku sekolah dasar. Karni dan Fitri sama-sama ikut
neneknya. Rumah Karni berjarak 10 km dari rumah Fitri. Karni sering ke rumah Fitri, namun Fitri belum pernah ke rumah Karni.
Fitri selalu bercerita bahwa suaminya pergi berdagang ke luar pulau. Dia
hanya datang sekali dalam sebulan. Karni belum pernah sekali pun melihat wajah
suami Sari. Karni berjanji jika Fitri melahirkan dia akan menunggui di rumah
sakit. Sebab, Fitri berpesan kalau suaminya tidak bisa pulang karena masih mengurus
barang-barang dagangannya.
Karni pergi ke apotek untuk mengambil obat yang diresepkan dokter untuk Fitri. Sudah tiga hari Fitri berada di rumah sakit. Hari ini dia sudah diizinkan
pulang. Namun, bayinya belum boleh pulang karena harus mendapatkan perawatan
intensif karena kuning. Krett! Karni membuka pintu. Betapa terkejut hati Karni.
Dia melihat pemandangan yang sungguh mencengangkan. Dia melihat Fitri menyusui bayinya, sambil dipeluk oleh
seorang laki-laki. Mereka terlihat
sangat bahagia. Blekk, Karni pingsan seketika. Rupanya suami Fitri adalah
suaminya sendiri. Ayah dari dua orang buah hatinya, yang sangat dicintainya.

Komentar
Posting Komentar